Tweet ke @CelotehBogor Dan Berbagi ke Followers @CelotehBogor

Simak dan Update Info Mudik melalui @infomudikllaj http://rttmc-hubdat.com | #Recommended

Kementrian Perhubungan ini memiliki situs yang cukup informative bagi kita yang ingin mudik ke kampung halaman.


Cukup kunjungi situs "rttmc-hubdat.com" untuk mengetahui berita arus lalu-lintas terkini, bahkan kamu jg bisa melihat peta mudik tahun 2012. Jika ingin mengetahui lebih jelas mengenai keadaan lalu-lintas gunakan fitur Live CCTV.


Follow jg akun twitter @infomudikllaj akan lebih mudah dalam bertanya informasi yang akurat..




Telkomsel BlackBerry8520®

10 Karakter Pengguna Blackberry..

1. MODEL:
Ganti picture tiap 5 menit (dari lahir sampai mati juga mukanya ya gitu gitu aja)
 

2. BURONAN:
Ganti nama tiap hari (emang bokap loe kasih nama berapa banyak sih)
 

3. ALAY:
Nama di profil pake simbol-simbol sampe susah dicarinya! (Contoh: Ch@(R)I Im 7Z 8eUd -> sari imut banget) capeek dehh.. Sekarang ada juga yang pakai tanda panah.... hadeh... biar dibilang exis kali tuh? Bikin org ribet nyari nya...
 

4. REPORTER:
Hobinya broadcast message yang gak pnting. Seperti : Jika dposting ke 12 org anda akan beruntung... emang undian? (Rajin banget, kayak digaji aja..??!!)
 

5. TERORIS:
Suka BBM berita yang menyeramkan (contoh : sebarkan pesan ini kalo tidak nanti kamu akan dapat musibah dan di cari SETAN, ada TUYUL gondronglah, POCONG ngesotlah dan blablabla, eloe kira BBM gudangnya musibah sama setan BEGO?)
 

6. SELEB:
Ganti status tiap 5 menit, seleb aja gak segitunya... Srundeng parutan klopo : ketoke mentereng jebul gak duwe opo-opo...
 

7. Dis-ORIENTASI OTAK:
Suka bikin status tidak pada tempatnya. (Gak bisa bedain apa? Mana kolom nama, mana kolom status?)
 

8. SOK EKSIS:
tiap dimana aja laporan biar dianggep gaol ghetoo... emang kita pembina upacara? Contoh (lagi otw ke Bandung / in mall with my mom / monas... Kenapa gak sekalian "lagi berak/boker nih susah disiram" hahaha gak penting gila... basi tau...
 

9. ABABIL :
selalu pasang picture dengan pose alay (contoh: gigi behel gayanya meringis melulu, ada cabe tuh di gigi... Emangnya Si BOKIR?)
 

10. TUKANG PAMER:
Tiap mau makan difoto dulu makanannya trus dipasang buat picture (jarang ditemui yang semur jengkol, sama ikan asin...!!)
 


Kamu yang mana???
Hayoo ngakuuu???







Telkomsel BlackBerry8520®

Al Mustofa Salah Satu Masjid Tertua di Kota Bogor

Masjid Al Mustofa yang terletak di Bagian Utara Kota Bogor tepatnya di wilayah Kampung Bantarjati Kaum, Kelurahan Bantarjatii, Kecamatan Bogor Utara merupakan salah satu masjid tertua di Kota Bogor

Masjid AL-Mustofa yang di perkirakan dibangun pada abad ke-17 itu dapat dilihat berdasarkan struktur bangunan yang sudah menggunakan bata merah, ungkap Rachmat Iskandar, salah satu pemerhati benda-benda Cagar Budaya (BCB)

Ia mengatakan, masjid Al-Mustofa didirikan sekitar tahun 1740an. "Masjid tersebut bisa dipastikan tertua karena dapat dilihat dari struktur bangunan dan Toponini, asal usul nama serta topografis letak geografisnya. 

Pria Lulusan Fakultas Seni Rupa dan Design (FSRD) ITB Tahun 1981 itu menuturkan, berdasarkan juru peliharanya, Masjid Al-Mustofa juga memiliki Al Quran tulis tangan diatas kulit binatang yang kini tersimpan di masjid tersebut yang diperkirakan di tulis pada ratusan tahun silam. 

"Namun sampai saat ini belum diketahui siapa penulis dan perkiraan tahun penulisannya karena belum dilakukan penelitian terhadap tulisan Al-Quran tersebut,"lanjutnya.

Sedangkan Masjid Empang sendiri diterangkan Rachmat, dibangun di pusat kota pada jaman kolonial Belanda sekitar abad ke 18 yakni sekitar tahun 1800an. Selain itu, dilihat dari struktur bangunan yang ada di masjid empang sudah memiliki struktur betonisasi yang mulai di gunakan pada abd ke delapan belas," terang mantan PNS staf pelestarian Budaya pada Disbudpar Kota Bogor yang purnabhakti sejak tahun 2008 lalu.

Rachmat menuturkan, pada jaman kolonial Belanda dikenal adanya tiga kawasan pemukiman bergengsi kala itu di Bogor. Menurut Jeams Loudon ada tiga kawasan pemukiman yaitu, Kedung Halang Land, Empang, Kawasan China.

Rachmat menandaskan, dengan perbandingan kedua masjid bersejarah itu, Masjid Al-Mustofa merupakan masjid tertua yang ada di Kota Bogor. "Saya sendiri kurang paham, kenapa masjid yang memiliki nilai sejarah itu belum masuk kedalam daftar BCB," tandasnya.

Sayangnya masjid yang sudah dinyatakan sebagai Masjid tertua di Kota Bogor itu sampai saat ini belum terdaftar sebagai benda cagar budaya. Bahkan menurut Rachmat keberadaan Masjid yang telah turut membentuk ahlakul qarimah warga sekitar secara turun temurun itu baru akan di usulkan untuk masuk dalam daftar BCB pada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI. 

"Rencananya akan di SK-kan oleh menteri Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Benda Cagar Budaya Tidak Bergerak," jelasnya



Sumber: KotaBogor.go.id

#InfoRamadhan | SMP Tahfidz Al Qur’an Al Falakiyaah dibuka di Loji Bogor Barat

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahfidz Al Qur’an Al Falakiyah di buka Kelurahan Loji Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, tepatnya di Jalan Kyai Falak No 1. – Loji. “Saat ini, yang mendaftar sudah ada 20 siswa, “kata Zainal Abidin Al Azriyyah Manager Marketing SMP Tahfidz Al Qur’an Al Falakiyah yang dihubungi di Masjid Agung Bogor Rabu (25/7/2012).

Zaenal menuturkan, SMP Tahfidz Al Qur’an Al Falakiyah meripakan penisbatan terhadap seorang ulama besat KH. TB. Falak bin Abbas yang Wafat pada 1972dalam usia 132 tahun. Pagentongan, Loji, Bogor Barat, Kota Bogor.

SMP Tahfidz Al Qur’an ini dirikan atas dasar keprihatinan terhadap nasib generasi muda yang sudah jauh dari nilai – nilai Agama dan Al Qur’an, akibat tergerus oleh arus modernisasi dan globalisasi.

“Tahun ini merupakan angkatan pertama, dengan target penerimaan santri dan santriwati sebanyak 30 orang, meliputi program santri mandiri dan santri bea Siswa, “ kata Zaenal,

Sekolah ini, lanjut Zaenal, di dirikan oleh keluarga besar Pesantren Al Falak (pagentongan) dengan Mudirul Am ( Pengasuh Utama ) nya, K. Asep Zulfiqor Falak Abbas, di bantu oleh Khotimi Bahri, MM., Yeyen Kurniawan , S.Hut. Zainal Abidin Al Azriyyyah.

SMP Tahfidz Al Qur’an Al Falkakiyah, kata Zaenal, berbasis Pendidikan Modern (Boarding School). “ Kita mentargetkan setiap lulusan dari Sekolan ini yaitu hafal 30 juz Alquran, hafal 500 hadits, Mahir Bahasa Arab, Akhlaqul karimah dan menguasai ilmu umum. “InsyaAllah Soft LounchingSekolah ini akan dilakukan setelah lebaran nanti, “imbuhnya.


Sumber: KotaBogor.go.id

#InfoSejarah | Ternyata Wong Fei Hung Itu Muslim

Selama ini kita hanya mengenal Wong Fei Hung sebagai jagoan Kung fu dalam film Once Upon A Time in China . Dalam film itu, karakter Wong Fei Hung diperankan oleh aktor terkenal Hong Kong , Jet Li. Namun siapakah sebenarnya Wong Fei Hung?
Wong Fei Hung adalah seorang Ulama, Ahli Pengobatan, dan Ahli Beladiri legendaris yang namanya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional China oleh pemerintah China. Namun Pemerintah China sering berupaya mengaburkan jatidiri Wong Fei Hung sebagai seorang muslim demi menjaga supremasi kekuasaan Komunis di China.
Wong Fei-Hung dilahirkan pada tahun 1847 di Kwantung (Guandong) dari keluarga muslim yang taat. Nama Fei pada Wong Fei Hung merupakan dialek Canton untuk menyebut nama Arab, Fais. Sementara Nama Hung juga merupakan dialek Kanton untuk menyebut nama Arab, Hussein. Jadi, bila di-bahasa-arab-kan, namanya ialah Faisal Hussein Wong.
Ayahnya, Wong Kay-Ying adalah seorang Ulama, dan tabib ahli ilmu pengobatan tradisional, serta ahli beladiri tradisional Tiongkok (wushu/kungfu). Ayahnya memiliki sebuah klinik pengobatan bernama Po Chi Lam di Canton (ibukota Guandong). Wong Kay-Ying merupakan seorang ulama yang menguasai ilmu wushu tingkat tinggi. Ketinggian ilmu beladiri Wong Kay-Ying membuatnya dikenal sebagai salah satu dari Sepuluh Macan Kwantung. Posisi Macan Kwantung ini di kemudian hari diwariskannya kepada Wong Fei Hung.
Kombinasi antara pengetahuan ilmu pengobatan tradisional dan teknik beladiri serta ditunjang oleh keluhuran budi pekerti sebagai Muslim membuat keluarga Wong sering turun tangan membantu orang-orang lemah dan tertindas pada masa itu. Karena itulah masyarakat Kwantung sangat menghormati dan mengidolakan Keluarga Wong.
Pasien klinik keluarga Wong yang meminta bantuan pengobatan umumnya berasal dari kalangan miskin yang tidak mampu membayar biaya pengobatan. Walau begitu, Keluarga Wong tetap membantu setiap pasien yang datang dengan sungguh-sungguh. Keluarga Wong tidak pernah pandang bulu dalam membantu, tanpa memedulikan suku, ras, agama, semua dibantu tanpa pamrih.
Secara rahasia, keluarga Wong terlibat aktif dalam gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Dinasti Ch'in yang korup dan penindas. Dinasti Ch'in ialah Dinasti yang merubuhkan kekuasaan Dinasti Yuan yang memerintah sebelumnya. Dinasti Yuan ini dikenal sebagai satu-satunya Dinasti Kaisar Cina yang anggota keluarganya banyak yang memeluk agama Islam.
Wong Fei-Hung mulai mengasah bakat beladirinya sejak berguru kepada Luk Ah-Choi yang juga pernah menjadi guru ayahnya. Luk Ah-Choi inilah yang kemudian mengajarinya dasar-dasar jurus Hung Gar yang membuat Fei Hung sukses melahirkan Jurus Tendangan Tanpa Bayangan yang legendaris. Dasar-dasar jurus Hung Gar ditemukan, dikembangkan dan merupakan andalan dari Hung Hei-Kwun, kakak seperguruan Luk Ah-Choi. Hung Hei-Kwun adalah seorang pendekar Shaolin yang lolos dari peristiwa pembakaran dan pembantaian oleh pemerintahan Dinasti Ch'in pada 1734.
Hung Hei-Kwun ini adalah pemimpin pemberontakan bersejarah yang hampir mengalahkan dinasti penjajah Ch'in yang datang dari Manchuria (sekarang kita mengenalnya sebagai Korea ). Jika saja pemerintah Ch'in tidak meminta bantuan pasukan-pasukan bersenjata bangsa asing (Rusia, Inggris, Jepang), pemberontakan pimpinan Hung Hei-Kwun itu niscaya akan berhasil mengusir pendudukan Dinasti Ch'in.
Setelah berguru kepada Luk Ah-Choi, Wong Fei-Hung kemudian berguru pada ayahnya sendiri hingga pada awal usia 20-an tahun, ia telah menjadi ahli pengobatan dan beladiri terkemuka. Bahkan ia berhasil mengembangkannya menjadi lebih maju. Kemampuan beladirinya semakin sulit ditandingi ketika ia berhasil membuat jurus baru yang sangat taktis namun efisien yang dinamakan Jurus Cakar Macan dan Jurus Sembilan Pukulan Khusus. Selain dengan tangan kosong, Wong Fei-Hung juga mahir menggunakan bermacam-macam senjata. Masyarakat Canton pernah menyaksikan langsung dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana ia seorang diri dengan hanya memegang tongkat berhasil menghajar lebih dari 30 orang jagoan pelabuhan berbadan kekar dan kejam di Canton yang mengeroyoknya karena ia membela rakyat miskin yang akan mereka peras.
Dalam kehidupan keluarga, Allah banyak mengujinya dengan berbagai cobaan. Seorang anaknya terbunuh dalam suatu insiden perkelahian dengan mafia Canton. Wong Fei-Hung tiga kali menikah karena istri-istrinya meninggal dalam usia pendek. Setelah istri ketiganya wafat, Wong Fei-Hung memutuskan untuk hidup sendiri sampai kemudian ia bertemu dengan Mok Gwai Lan, seorang perempuan muda yang kebetulan juga ahli beladiri. Mok Gwai Lan ini kemudian menjadi pasangan hidupnya hingga akhir hayat. Mok Gwai Lan turut mengajar beladiri pada kelas khusus perempuan di perguruan suaminya.
Pada 1924 Wong Fei-Hung meninggal dalam usia 77 tahun. Masyarakat Cina, khususnya di Kwantung dan Canton mengenangnya sebagai pahlawan pembela kaum mustad'afin (tertindas) yang tidak pernah gentar membela kehormatan mereka. Siapapun dan berapapun jumlah orang yang menindas orang miskin, akan dilawannya dengan segenap kekuatan dan keberanian yang dimilikinya. Wong Fei-Hung wafat dengan meninggalkan nama harum yang membuatnya dikenal sebagai manusia yang hidup mulia, salah satu pilihan hidup yang diberikan Allah kepada seorang muslim selain mati Syahid. Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah Swt dan semoga segala kebaikannya menjadi teladan bagi kita, generasi muslim yang hidup setelahnya. Amiin.


Sumber: iniheboh.com/2012/07/wong-fei-hung-ternyata-umat-islam.html



Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Celoteh Bogor